Tampilkan postingan dengan label Liputan Khusus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liputan Khusus. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Juli 2017

Demi Transparansi, Pemdes Lubuk Kumbung Pampang Baliho APBDes 2017

Muratara - SeputarKito.com, Meskipun baru bersifat imbauan, bagi Pemerintah 
Desa (pemdes) Lubuk Kumbung, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sudah mulai melakukan perintah Kementerian Desa untuk memasang spanduk atau baliho APBDes di Desanya.

Menurut kepala Deaa Lubuk Kumbung, Muhammad Halian, dia belum mendapatkan perintah secara resmi untuk memasang baliho baik dari pemerintah Kabupaten Muratara, Provinsi  maupun pusat. Namun, dia katakan semua itu demi transparansi. 

“Jujur kita belum terima surat edaran yang mewajibkan agar memasang baliho tersebut, baik dari Kemendes ataupun dari pemkab. Namun ini sebagai bentuk transparansi penggunaan APBDes kepada masyarakat, agar masyarakat tahu uang yang masuk berapa dan dibelanjakan apa saja,” ujar Halian, saat wawancara awak media SeputarKito, Lubuk Kumbung, Sabtu, 1 Juli 2017.

Dikatakannya, di era modern saat ini, sudah selayaknya badan atau lembaga yang menggunakan atau membelanjakan uang negara harus transparan dan bisa dipertanggungjawabkan.

Masyarakat, menurutnya, harus menjadi kontrol dan mitra pemerintah untuk bersama-sama melakukan pengawasan agar pembangunan di tingkat desa bisa maksimal.

“Selain itu, dengan begini tugas pemerintah desa lebih mudah. Kita tidak perlu menjelaskan tentang APBDes kepada perorangan, tinggal yang mau tahu silakan datang ke balai desa dan bisa dilihat langsung. Tapi kalau ada yang bertanya tetap kita kasih penjelasan,” imbuhnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Karang Jaya, Afrizal, mengapresiasi langkah Desa Lubuk Kumbung yang sudah berani melakukan transparansi penggunaan anggarannya.

Menurutnya, hal tersebut alangkah baiknya juga diikuti oleh dinas atau instansi, baik oleh SKPD atau sekolah yang menggunakan dana BOS.

Sehingga Kabupaten Muratara bisa menjadi contoh untuk transparansi akuntabilitas dan anggaran bagi wilayah-wilayah lainnya.

“Dua jempol untuk desa-desa yang sudah berani pasang. Apalagi kalau sekolah dan dinas juga pasang. Pokoknya, setiap pengguna anggaran kalau bisa harus pasang,” paparnya.

Laporan : Supriyadi 
Editor : Dwi Irmayanti

Minggu, 07 Mei 2017

DPD Perindo Muratara Siapkan Kader Berkualitas dan Militansi Melalui ToT dan LKD


Rupit - SeputarKito.com, partai Perindo melalui pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kabupaten Muratara mengadakan Training of Trainer (ToT) dan Latihan Kader Dasar (LKD) bagi pengurus disemua tingkatan, baik DPD DPC Organisasi sayap maupun DPRT dan eksternal partai Perindo.

Bertempat di Gedung Serba Guna KBM Kelurahan Muara Rupit, Kabupaten Muratara, Acara ToT dan LKD Perindo Muratara dibuka langsung ketua DPW Perindo Sumsel, Febuar Rahman, SH dengan mengusung tema “Melalui ToT dan LKD DPD Perindo Muratara, Kita Tingkatkan Kualitas dan Militansi Kader Menuju Kemenangan Pileg Dan Pilpres Tahun 2019”, Rupit, Minggu, 7 Mei 2017.

Dalam pembukaan ToT dan LKD DPD Perindo Muratara, Ketua DPW Partai Perindo Sumatera Selatan (Sumsel) Febuar Rahman berpesan kepada 107 orang peserta untuk  bersungguh-sungguh dalam mengikuti seluruh materi yang diberikan. Sebagai partai yang baru berdiri dan terus berkembang, Perindo membutuhkan pengurus dan kader militan yang siap membesarkan partai.

“Kita mempersiapkan kader yang berkualitas untuk memenangkan pertarungan di 2019. Karena itu kita harus mempersiapkan sumber daya kader yang bagus dan benar-benar menjadi pejuang,” terangnya.

Senada dengan Febuar, ketua DPD Perindo Muratara, Afrizal, S. Ag, menyatakan kepada kader Perindo Muratara bahwa pentingnya mengikuti ToT dan LKD ini. Baginya, proses ini merupakan tahapan kader untuk mengenal lebih dalam tentang visi-misi, AD & ART dan GBPP (Garis Besar Perjuangan Partai) Perindo. Lanjutnya, sehingga kader berkesempatan mendapatkan tiket atau persyaratan mencalonkan diri untuk mencalonkan diri sebagai dewan maupun kepala daerah.

“Proses ini penting untuk pemahaman kader guna mengenal lebih dalam lagi tentang visi-misi partai, AD & ART dan GBPP partai Perindo sehingga berkesempatan untuk mendapatkan tiket mencalonkan diri sebagai dewan maupun kepala daerah,” katanya.


Lanjut Afrizal, ToT dan LKD ini bagian dari upaya membangun partai untuk menjadi besar. Menurutnya, dalam kesempatan ini merupakan proses peningkatan kualitas dan menjadi sosok militansi untuk partai Perindo menuju kemenang Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

“Untuk membagun partai yang besar diperlukan kader yang berkualitas dan memiliki jiwa militansi sehingga kemenangan pada Pileg dan Pilpres 2019 mendatang tercapai,” ajaknya.


Pemateri dalam ToT ini, membekali para peserta dengan sejumlah materi, di antaranya materi tentang kepartaian yang meliputi AD/ART hingga visi dan misi Partai Perindo, materi tentang membangun kepribadian, materi tentang kebangsaan dan mikro pengkaderan.

Laporan: Supriyadi
Editor: Dwi Irmayanti

Desa Terusan Juara Umum Pada Festival Anak Sholeh Kecamatan Karang Jaya

Karang Jaya - SeputarKito.com, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karang Jaya bekerjasama dengan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Dwinad Nusa Sejahtera (DNS) gelar acara Festival Anak Sholeh yang dipusatkan di Aula Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) pada hari Minggu, 7 Mei 2017.

Acara yang berlangsung satu hari ini, diikuti oleh 600 peserta dari 36 Taman Pendidikan Qur'an (TPQ) pada lima Desa yaitu Desa Suka Menang, Desa Terusan, Desa Rantau Telang, Desa Tanjung Agung dan Desa Muara Tiku. Masing-masing peserta menunjukkan kebolehan bakatnya di bidang hafalan Asmaul Khusna, lomba praktek sholat baca dan artinya, lomba hafalan juz'ama dan artinya, lomba bacaan doa sehari-hari dan artinya.

Ketua panitia pelaksana, Baron Dianto, S.Ag, mengumumkan pemenang juara dari masing-masing perlombaan mendapatkan 24 peserta yang menjadi pemenang. Desa Terusan menjadi juara umum pada festival anak sholeh ini, disusul juara kedua Desa Suka Menang dan Desa Tanjung Agung sebagai juara umum ketiga.

"Dari hasil penilaian dewan juri tadi, pemenang juara umum pada perayaan festival anak sholeh ini dimenangkan Desa Terusan sebagai juara satu, Desa Suka Menang juara dua dan Desa Tanjung Agung Juara tiga," jelas Baron.


Lanjutnya, penilaian pemenang dinilai langsung oleh dewan juri dari pondok pesantren Kota Lubuklinggau. Bagi peserta yang berkesempatan menang berhak membawa piala, sertifikat dan uang tunai.

"Masing-masing 24 peseta pemenang berhak membawa pulang piala, setifikat dan uang tunai," tambahnya.

Ditempat yang sama, Sefta Yuda (10) yang didampingi oleh Markoni (40) guru TPA nya, mengaku senang mendapat juara satu pada pembacaan hafalan asmaul husna. Dia katakannya, tidak disangka mendapat juara satu yang bisa mengharumkan nama TPA Marakobilla, Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara.

"Senang nian dapat juara satu, dak disangko dari kerja keras latihan kami membuahkan hasil yang mengharumkan nama TPA Marakobilla, Desa Terusan," ucapnya dengan rasa senang..


Laporan: Supriyadi
Editor: Dwi Irmayanti

KUA Karang Jaya Gelar Festival Anak Sholeh



Karang Jaya - SeputarKito.com, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karang Jaya gelar acara Festival Anak Sholeh se-Kecamatan Karang Jaya di Aula Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) pada hari Minggu, 7 Mei 2017.

Dalam acara yang dipusatkan di Aula Kecamatan Karang Jaya ini, diikuti oleh 600 peserta dari 36 Taman Pendidikan Qur'an (TPQ) lima Desa yaitu Desa Suka Menang, Desa Terusan, Desa Rantau Telang, Desa Tanjung Agung dan Desa Muara Tiku. Masing-masing peserta menunjukkan kebolehan bakatnya di bidang hafalan Asmaul Khusna, lomba praktek sholat baca dan artinya, lomba hafalan juz'ama dan artinya, lomba bacaan doa sehari-hari dan artinya.


Kepala KUA Karang Jaya, Mahifal, S. Ag, menjelaskan acara Festival Anak Sholeh yang diselenggarakan berkat kerjasama dan dukungan penuh Corporate Social Responsibility (CSR) PT Dwinad Nusa Sejahtera (DNS) yang melombakan empat perlombaan untuk mendapatkan juara satu, dua dan tiga.

"Acara yang berlangsung pada hari ini berkat kerjasama dan dukungan PT DNS, adapun perlombaan pada festival anak sholeh ini melombakan empat bidang untuk mendapatkan juara satu, dua dan tiga dari 12 piala," ujar Mahifal saat menyampaikan kata sambutan sebagai perwakilan pemerintah Kabupaten Muratara, Karang Jaya, 7 Mei 2017.

Katanya, acara Festival Anak Sholeh ini perlu digelar, jika memungkinkan diadakan setiap tahun. karena, menurutnya, acara ini bisa untuk mengetahui tingkat keberhasilan para guru TPQ dalam mendidik para santriwan dan santriwatinya dalam mempelajari ilmu agama Islam.

"Acara ini perlu kita gelar bukan kali ini saja, tapi perlu tiap tahun karena ini adalah penting untuk memotivasi para santri dan juga untuk mengetahui ukuran keberhasilan para guru dalam mendidik para santriwan dan santriwati dalam proses mempelajari agama Islam," tambahnya.

Selain itu, dia berharap kedepanya, acara Festival Anak Sholeh ini, dapat dijadikan dasar membangun nilai-nilai agama dan juga merupakan kesempatan untuk menanamkan keimanan dan ketakwaan pada santri guna memberantas krisis akhlak dan moral anak bangsa.

"Bayangkan saja, jika semua peserta menjadi para pendakwah dengan muda kita memberantas krisis akhlak dan moral anak bangsa khususnya di Kabupaten Muratara," ajaknya.

Baca juga: Desa Terusan Juara Umum Pada Festival Anak Sholeh Kecamatan Karang Jaya

Laporan: Supriyadi
Editor: Dwi Irmayanti

Rabu, 03 Mei 2017

TAMPIL BEDA DARI BIASANYA PADA PERAYAAN ISRA MI'RAJ DESA RANTAU TELANG


Rantau Telang-Seputarkito.com, Himpunan pemuda pemudi Desa Rantau Telang, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang tergabung dalam Ikatan Remaja masjid (Irmas)  mengelar perayaan Hari Besar Islam pada peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1438 H.

Pantauan wartawan SeputarKito.com, acara perayaan Isra Mi'raj Nabi Muhammad yang digelar di Masjid At-Taqwa,  Desa Rantau Telang, pada hari Sabtu, 29 APRIL 2017 lalu berjalan lancar dan sukses dengan penceramah ustaz Aidil Fitrisyah Musa dan dihadiri oleh ratusan masyarakat Desa Rantau Telang dan sekitarnya.

Menurut ketua pelaksana, Ucok Sevrawan, acara ini tampil beda dari tahun ketahun dengan tingkat animo masyarakat yang tinggi, "Perayaan isra miraj kali ini digelar agak berbeda dari Tahun sebelum nya, yang mana pada tahun sebelum nya belum begitu meriah dan antusias nya masyarakat dalam menyambut isra mi'raj kali ini," terang Ucok saat berbicang dengan SeputarKito.com, Rabu, 23 Mei 2017. 

Tambahnya, perayaan Isra Miraj ini sudah terancang sebelumnya dari jauh-jauh hari oleh ikatan remaja Masjid Rantau Telang dengan menggandeng ustaz Aidil Fitrisyah Musa dari Kota Lubuk Linggau. Selain itu, dia ucapkan rasa terimah kasihnya kepada kepala Desa Rantau Telang yang suport terhadap kegiatan ini IRMAS Desa Rantalu Telang.

Ditempat yang sama, Kades Desa Rantau Telang Arozak, mengaku  bangga dengan kerja keras pemuda-pemudi Desanya. Ia senang dan bangaa terhadap semangat acara yang sudah berjalan sesuai harapan.

“Terima kasih atas dukungan atas kerja keras pemuda-pemudi Desa Rantau Telang. Kita bangga memiliki Irmas yang antusias dan semangat mengadakan acara seperti ini sehingga masyarakat merasa bangga dengan pemuda pemudi desa Rantau telang yang kreatif dan inovatif,” jelas Arozak saat menyampaikan kata sambutan pada perayaan Isra Mir’aj, Rantau Telang, Sabtu, 29 April 2017.

Sementara itu, penceramah ustaz Aidil Fitrisyah Musa menyampaikan inti dari perayaan Isra Mir’aj adalah meneladani sifat Rasul SAW, karena menurutnya, berkat perjuangannya yang begitu besar dan kuat umat Islam dapat menikmati manfaat dan hikmah di balik perjuangannya. 

“Inti dari perayaan Isra Mi’raj adalah meneladani sifat Rosul dan menerapkan sholat lima waktu dalam kehidupan sehari-hari berkat perjuangan Nabi Muhamad, kewajiban sholat kita yang jumlah dulu berjumlah 50 raka'at menjadi 5 raka'at,” terang ustaz Boy saat menyampaikan ceramahnya.

Ditambahkan ustaz Gaul, sapaan akrabnya, “Andai saja sholat kita di tetapkan 50 raka'at mungkin manusia di muka bumi tidak sanggup menjalani nya,” imbuhnya.


Di akhir ceramahnya, dia berpesan kepada jamaah untuk dapat mengambil makna dan hikmah dalam peringatan Isra Mi'raj, “Apa yang kita lakukan untuk masa akhirat kita amalkan, apa yang pernah kita lakukan untuk kebaikan dan orang lain kita kerjakan,” ajaknya.

Laporan: Ucok Sevrawan
Editor: Dwi Irmayanti

Senin, 24 April 2017

PERINGATAN ISRA MI'RAJ, DPD PERINDO INGATKAN PERJUANGAN NABI MUHAMMAD SAW


Terusan-SeputarKito.com, pengurus harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Perindo Muratara mengingatkan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam rangka perayaan Isra Mi'raj, Senin, 24 April 2017.  Khususnya, saat Nabi Muhammad SAW meminta keringanan jumlah salat dari 50 waktu menjadi 5 waktu.

"Sangat pantas kito membayangkan perjuangan nabi Muhammad SAW yang berjuang untuk menurunkan salat 50 kali sehari, sampai akhirnya 5 kali sehari. Intinya, kita harus salat tepat waktu, karena itu perjuangan sendiri," ujar Afrizal saat menyampai kepada kader partainya, Terusan, Senin,  24 April 2017.

Oleh sebab itu, pria yang tinggal di Desa Terusan ini, berharap Isra Mi'raj dijadikan momentum untuk berubah ke arah yang lebih baik. Ia juga mengingatkan supaya kaum muslim dapat menunaikan salat tepat waktu.

"Intinya, kita harus salat tepat waktu, karena itu perjuangan sendiri. Coba kalau 50 waktu? Jadi, itu kodrat Allah SWT supaya kita bersyukur. Tidak boleh meninggalkan salat," jelas suami Khasanah Martiah. 

Ia juga bersyukur dapatkan kepercayaan masyarakat dan partainya untuk mengabdi kepada masyarakat Muratara. Menurutnya, kesempatan itu, ia manfaatkan untuk mengajak kepada semua orang untuk meneladani nabi Muhammad SAW. 

"Kepercayaan yang di amanatkan kepada mamak sekarang akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengingatkan pada diri sendiri dan orang banyak untuk meneladani sifat, perkataan dan perbuatan nabi Muhammad SAW, " pungkasnya. 

Ditempat yang sama, sekretaris DPD Perindo Muratara, Icandra Tanjung, menyoroti peringatan perayakan Isra' Mi'raj di tanah air. Baginya, sebuah peristiwa besar yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW. Terdapat banyak hikmah yang dapat detik oleh umat Islam terkait peristiwa tersebut. setidaknya ada tiga pesan atau hikmah yang dapat diambil dari Isra' Mi'raj.

"Isra' Mi'raj itu intinyo, peningkatan. Mi'raj itu kan naik. Jadi kito harus melakukan peningkatan di semua aspek. Penguatan akidah, penguatan kemampuan ekonominya, kemudian juga penguatan bersaudarah," jelasnya.

Minggu, 23 April 2017

DPD PERINDO MURATARA PERKUAT STRUKTUR PARTAI

Foto Bersama pengurus DPD, DPC, DPRT, Kader dan Simpatisan Partai Perindo seusai acara konsolidasi. 

Nibung-SeputarKito.com, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) adakan konsolidasi penguat struktur  bagi seluruh kader partai Persatuan Indonesia (Perindo) Muratara di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara.

Pertemuan yang berlangsung di kantor Dewan Pengurus Kecamatan (DPC) Nibung ini berlangsung lancar dan sukses dengan dihadiri ratusan kader,  Nibung, Minggu, 23 April 2017. 

Dalam konsolidasi yang mengusung tema memperkuat "Struktur Organisasi Partai". Ketua pengurus harian DPD PERINDO MURATARA, Afrizal, S. Ag menyampaikan kepada seluruh pengurus DPD, DPC, DPRT dan Organisasi Sayap Perindo untuk terus pererat talisilaturahmi dan komunikasi secara langsung kepada masyarakat untuk menjelas partai Perindo. 

"Partai Perindo kita ini baru berumur 2,5 tahun yang perlu secara berkala untuk memperkuat silaturahmi dan komunikasi dengan masyarakat secara langsung," jelas Afrizal saat memberi kata sambutan, Nibung,  Minggu, 23 April 2017.

Menurut Pria kelahiran Desa Suka Menanang, Muratara ini, silaturahmi dan komunikasi perlu dilakukan oleh pengurus, kader dan simpatisan kepada lapisan masyarakat merupakan perjuangan yang paling minimal harus bisa dilakukan oleh DPD, DPC, DPRT dan simpatisan. 

"Partai Perindo merupakan partai yang baru berusia 2,5 tahun yang perlu giat kita menjelaskan kepada masyarakat tentang kontribusi partai Perindo kepada masyarakat," tambanya. 

Kembali ia jelaskan, kontribusi partai selama 2,5 tahun belakangan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat seperti pemberian gerobak untuk para pedagang, kambing untuk para perternak, bantuan kelengkapan kapal tangkap ikan untuk para nelayan. 

"Pemberian yang diberikan oleh partai perindo itu sangat diperlukan oleh masyarakat. Bayangkan saja, apabila partai Perindo menang dan ada kader yang duduk dilegislatif pusat, provinsi dan daerah, maka tidak menutup kemungkinan harapan kita dapat terwujud," imbunya. 

Selain itu, Afrizal yang didampingi sekretaris DPD PERINDO Muratara, Ican Tanjung, mengingatkan dengan peserta konsulidasi bahwa posisi partai Perindo ditingkat nasional masuk lima besar pilihan masyarakat. 

"Kita harus terus semangat, meskipun partai Perindo dinasioanl masuk diposisi nomor empat sebagai partai pilihan masyarakat," ajaknya. 

Ditempat yang sama, salah satu peserta Jaya (45), warga Desa Nibung dan juga menjabat sebagai pengurus DPRT Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Nibung menyampaikan rasa optimisnya dengan adanya konsulidasi DPD PERINDO Muratara akan berdampak positif bagi partai dan masyarakat Muratara.

"Pertemuan dan silaturahmi ini, penting dilakukan untuk mempererat dan membahasa kebutuhan dan harapan masyarakat," paparnya. 

Selain itu ia berharap, kedepanya akan ada bantuan langsung dari partai perindo untuk daerah DPC Nibung, seperti bantuan-bantuan partai Perindo yang selama ini diterima masyarakat luas Indonesia. 

"Kami berharap daerah kami yang serba terbatas ini dari kebutuhan dasar kehidupan seperti tidak ada listrik, air bersih, jalan rusak mendapat bantuan dari partai Perindo seperti masyarakat lainnya di Indonesia," harapnya. 

Rabu, 05 April 2017

KARANG TARUNA DESA RANTAU, PAPARKAN POTENSI WISATA DESANYA

Muratara - SeputarKito.com, Pemuda Pemudi Desa Rantau Telang, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara yang terorganisasi pada wadah Karang Taruna melakukan paparan potensi wisata Desanya kepada pemerintah Kabupaten Muratara dan pihak swasta.

Pemaparan potensi wisata Desa oleh Karang Taruna Desa Rantau Telang ini berlangsung di ruangan rapat Bappeda Muratara yang dihadiri oleh Asisten III Bupati Muratara, Kepala Dinas kebudayaan dan pariwisata, Bappeda, Kabid dinas Lingkungan hidup dan DPU Muratara, Rabu, 5 April 2017.

Dihadapan pemkab Muratara, ketua Karang Taruna Desa Rantau, Ucok Sevrawan yang didampingi oleh Kepala Desa Rantau Telang dan pihak PT Dwiand Nusa Sejahtera (DNS), menjelaskan kepada semua pihak tentang potensi wisata yang ada di Desanya. Mulai dari Air Terjun Tujuh Putri, Jelajah Sungai Latang, Jembatan Selfi, Tube Rafting, Flying Fox, Pondok Wisata, Agrowisata dan Panggung kesenian.

“Desa Rantau Telang memiliki potensi wisata yang sangat luar biasa, diantaranya ada delapan potensi yang sudah dan sedang kami kembangkan di antaranya Air Terjun Tujuh Putri, Jelajah Sungai Latang, Jembatan Selfi, Tube Rafting, Flying Fox, Pondok Wisata, Agrowisata dan Panggung kesenian,” jelas Ucok saat memaparkan potensi wisata nya di ruang rapat Bappeda, Muratara, Rabu, 5 April 2017.

Kembali ia jelaskan, potensi wisata Desanya sulit untuk berkembang dan maju tanpa dukungan dari semua pihak, menurutnya, potensi wisata di Desanya berkat bekerja sama dengan pihak perusahaan pertambangan emas PT DNS.

“Kami Karang Taruna Desa Rantau Telang mengucapkan terima kasih kepada pihak PT DNS, yang bersedia memberi motivasi dan terus membimbing kami untuk memajukan wisata Desa kami, kami berharap pihak PT DNS terus menerus membantu kami,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Asisten III Muratara, Alwi Rowan, mengaku sangat bangga terhadap inisiatif dari pihak PT DNS dan Karang Taruna Desa Rantau Telang. Selain itu ia berharap pengembangan wisata Desa ini bukan hanya wacana saja. Namun benar-benar terealisasi sehingga menjadi pendapatan tambahan bagi masyarakat setempat.

“Terima kasih kepada Karang Taruna Desa Rantau Telang dan pihak PT DNS yang sudah melakukan pengembangan wisata air Terjun Tujuh Putri dan wisata Desa lainnya yang ada di Desa Rantau Telang,” terangnya.

Senada dengan Asisten III, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Firdaus, sangat mendukung langkah dan inisiatif Karang Taruna Desa Rantau Telang dan pihak PT DNS. Selain itu, ia akan mendorong untuk mengoptimalkan penggunaan dana Desa bagi Desa yang memiliki objek wisata.

“Inisiatif Karang Taruna dan PT DNS ini perlu kita (Pemkab Muratara) dukung. Kita akan dorong semua pihak untuk mendukung pengembangan wisata Desa. Bagi Desa yang memiliki objek wisata, kita akan optimalkan dana tersebut untuk pengembangan objek wisata Desanya,” terangnya.

Kembali ia harapkan kepada masyarakat untuk dapat menjaga keamanan dan kenyamanan kepada pengunjung objek wisata Desanya, “Kita imbau kepada masyarakat agar dapat memperlakukan pengunjung yang datang ke wisata Desanya untuk dapat menjaga keamanan dan kenyamanan kepada pengunjung, jangan sampai ada kekecewaan yang rasakan oleh pengunjung,” harapnya.

Laporan: Supriyadi 
Editor: Dwi Irmayanti

Rabu, 22 Maret 2017

ASYIKNYA MENIKMATI WISATA DESA RANTAU TELANG


RANTAU TELANG – SeputarKito.com, Sudah tiga hari waktu berlalu, keasyikan dan keindahan wisata di Desa Ratau Telang masih melekat dalam ingatan.

Hari Minggu lalu, 22 Maret 2017, Tim SeputarKito.com bersekempatan di ajak oleh Karang Taruna Desa Rantau Telang untuk menikmati destinasi wisata di Desa Rantau Telang, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara.

Setiba kami di Desa Rantau Telang, kami disambut hangat oleh warga Desa Rantau Telang dengan sapaan yang rama dan diiringi dengan senyuman yang manis, membuat kami merasa nuansa kekeluargaan sudah melekat. Tidak cukup itu, kami di hibur oleh indahnya tabuan rabana dan nyanyian merdu khas Melayu yang mengikuti langkah kaki kami menuju Sungai Batang Empu.

Setiba kami di dermaga sungai, kami disiapkan perahu ketek (sampan) oleh Karang Taruna Desa Rantau Telang. Terlintas didalam benak kami, kenapa harus melalui jalur sungai? Tidak lama, suara halus dan lembut meyakinkan kami.

bapak-ibu yang terhormat, silahkan duduk dengan nyaman di perahu yang kami sediakan. Kita akan menempuh wisata Desa Rantau Telang yang pertama yaitu menikmati indahnya sungai Batang Empu,” Jelas Ucok saat mendampingi kami.

Dalam perjalanan, menuju air Terjun Tujuh Putri (Tepulang) kami disuguhkan keindahan hutan belantara bukit Barisan yang sejuk dan alami. Sesekali nyanyian angin yang meniup dedaunan dan batang pohon bambu Dabung mewarnai perjalanan menuju air terjun Tupulang, kicauan burung dan seruk merdu hewan liar seperti Siamang dan Simpai juga turut menghibur. Tidak hanya itu, keelokan kupu-kupu dan capung yang hinggap di ranting dan tajuk pohon yang menjuntai ke sungai turut menghibur rombongan perjalanan kami.



Ditengah perjalanan, Ucok dan tim Karang Taruna Desa Rantau Telang menjelaskan kepada kami, Jika jelajah wisata air berketepatan dengan musim durian, pengunjung akan menemukan durian yang hanyut di sungai. Atau dapat sengaja berhenti di pos-pos yang sediakan oleh pemuda pemudi Desa Rantau Telang untuk menikmati durian tembago berwarna kuning tembaga yang isinya kecil, daging buahnya pulen, tidak lengket di tangan.

Keindahan eksotis Sungai Latang juga menyunguhkan aliran airnya yang tenang dan jerni.  Kejernihan air sungai Latang memperlihatkan warna-warni batu seperti batu koset (batu putih). Sesekali rombongan kami yang diangkut oleh nakoda yang berdiri paling belakang ini, harus siap-siap memacu adrenalin ketika melintas arus air yang desar.

Sesampai kami di air terjun Tupulang, suguhan panorama alam dan kecantikan air terjun Tupulang yang mengaliri air diantara bebatuan beku vulkanik membentuk seperti dam air irigasi dengan ketinggian 3 meteran. Bagian bawahnya memanjang membentuk altar batu seperti lantai, pengujung bisa duduk-duduk diatas batu itu sambil menikmati aliran air sungai yang sejuk dan bersih, sesekali akan digoda oleh ikan yang bermain-main naik diair deras. Tepat di tengah pelataran terdapat seperti kolam dengan kedalaman 2 meter berbentuk lingkaran.

Selanjutnya, kami dapat merasakan masakan khas Sungai Talang yang dinamakan Tengkuyung, sejenis keong air tawar dan kerang. Masakan itu disantap panas-panas dengan sensasi bumbu rempah hutan, terasa segar pedes tidak amis sama sekali. Selain itu, tawaran makanan lezat ikan bakar yang dibungkus dengan daun pisang dengan dibumbui tempoyak, menyuguhkan cita rasa asem, pedes, gurih, manis yang rasanya seperti perpaduan orkestra di mulut, memanjakan cita rasa kuliner air tawar. Cita rasa ini sempurna ditutup oleh segelas kopi panas harum khas kopi Sumatra.


Disamping air terjun Tepulang ada bukit Talang yang menawarkan tantangan bagi setiap pengunjung untuk mendakinya. Dari atas bukit Talang menawarkan kebebasan mata melihat panorama sungai Musi yang meliuk seperti bekar jalan ular raksasa di ketinggian 120 meter. Ini merupakan suatu pengalaman tersendiri melihat hulu sungai Musi seperti jejak naga sejauh pandangan mata.


LaporanSupriyadi 
Editor : Dwi Irmayanti

Kamis, 09 Maret 2017

Hari Bersejarah bagi Guru TPQ Kecamatan Karang Jaya

"Kendali Kenakalan Anak Melalui TPQ"
Karang Jaya - SeputarKito.com, guru Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) Kecamatan Karang Jaya pada hari Kamis, 9 Maret 2017 mengadakan forum silaturahmi guru TPQ yang digelar di depan Kantor Urusan Agama (KUA) Karang Jaya.

Forum silaturahmi ini, dirancang dan diadakan oleh perusahaan pertambangan emas PT Dwinad Nusa Sejahtera (DNS) yang beroperasi di bukit Tembang Desa Suka Menang, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara.

Menurut Kepala KUA Mahipal, S.Ag, Kecamatan Karang Jaya, forum ini belum pernah dilakukan tahun sebelumnya. Baru kali ini, forum silaturahmi temu guru TPQ ini digelar atas rancangan dan dukungan perusahaan pertambangan emas PT Dwinad Nusa Sejahtera (DNS) dan ini merupakan sejarah baru bagi semua guru TPQ Kecamatan Karang Jaya. Pasalnya, menurut Mahipal kegiatan ini sangat positif sehingga semua guru TPQ dapat berbagi cerita dan pengalamannya.

“kami dari pihak KUA Karang Jaya mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak perusahaan PT DNS yang sudah memfasilitasi para guru TPQ Kecamatan Karang Jaya sehingga hari ini merupakan hari bersejarah bagi guru TPQ Kecamatan Karang Jaya,” tutur Mahipal saat menyampaikan kata sambutan didepan para guru TPQ, Karang Jaya, 9/3/2017.


Ditempat yang sama pihak perusahaan PT DNS melalui bidang Corporate Sosial Resposibility (CSR) terus aktif dan berinovasi untuk mendukung kegiatan keagamaan di wililayah kerjanya. Hal ini disampaikan oleh Superintenden CSR PT DNS, Muhammad Atiq Zambani dihadapan 34 orang guru TPQ. ia sampaikan, sejak dua bulan terakhir,  CSR PT DNS  sudah melakukan lima kegiatan keagamaan diantaranya: Pertama, aktif mengadakan pengajian majelis taklim. Kedua, telah sukses menyalurkan bantuan material bangunan Masjid di Desa Terusan, Desa Suka Menang, Dusun Sungai Begok dan Dusun KMPI. Ketiga, mengadakan pengajian untuk santri TPQ dan temu santri TPQ dengan mengusung tema generasi asmaul khusna, Keempat, mengadakan forum silaturahmi temu guru TPQ.

“kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yaitu pengajian anak-anak TPQ. Dengan lantaran kegiatan ini, diharapkan terciptanya generasi asmaul khusna,” jelas Zambani saat menyampaikan kata sambutan di hadapan guru TPQ, Karang Jaya, 9/3/2017.

Tidak hanya hari yang bersejarah, semua guru TPQ dibekali metode pembelajaran TPQ plus. selain itu, semua guru diberi seragam pakaian mengajar, paket Al-Qur’an dan Iqro’, buku induk santri, buku hafalan sholat dan artinya, buku hafalan asmaul khusna,  dan buku doa-doa pendek dari CSR PT DNS.

Sementara itu, Rosmawati (37) guru TPQ Baiturohim II Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara mengucapkan rasa terima kasihnya kepada CSR PT DNS. Ia sangat senang dengan adanya forum ini, Menurutnya kegiatan ini sangat baik dan berguna bagi guru TPQ untuk mendidik anak didiknya menjadi anak yang soleh.


“terima kasih kepada PT DNS yang peduli dengan kemajuan pendidikan Qur’an. Semoga pemberian dari PT DNS ini berguna bagi kami guru TPQ untuk mendidik santri kami menjadi anak yang soleh,” ungkapnya.

KUA Karang Jaya: Kendalikan Kenakalan Anak Melalui TPQ


Karang Jaya - SeputarKito.com, Kantor Urusan Agama (KUA) Karang Jaya, Kabupaten Muratara mengadakan forum silaturahmi temu guru Taman Pendidikan Qur'an (TPQ) se-Kecamatan Karang Jaya. Forum silaturahmi temu guru TPQ ini digelar selama satu hari dan diikuti oleh 34 guru TPQ,  yang mendidik 650  orang santri TPQ di Kecamatan Karang Jaya dengan mengusung tema Festival Menuju Anak Soleh.

Menurut Kepala KUA Mahipal, S.Ag, Kecamatan Karang Jaya, forum ini belum pernah dilakukan tahun sebelumnya. Baru kali ini, kegiatan forum silaturahmi temu guru TPQ ini digelar atas rancangan dan dukungan perusahaan pertambangan emas PT Dwinad Nusa Sejahtera (DNS).

“kami dari pihak KUA mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak perusahaan PT DNS yang sudah memfasilitasi para guru TPQ Kecamatan Karang Jaya untuk mendidik anaknya menjadi anak yang soleh,” jelas Mahipal saat menyampaikan kata sambutan didepan para guru TPQ, Karang Jaya, 9/3/2017.

Ia kembali menjelaskan kepada para guru TPQ untuk terus semangat mengajar para santrinya dan memberi motivasi kepada orang tua yang lain. Baginya, peran orang tua, sangat penting untuk mengarahkan anaknya belajar Al-Qur’an dan agama. Kenakalan remaja sekarang disebabkan minimnya peran orang tuanya. Anak itu ibarat dua mata pisau, yang sewaktu-waktu dapat melukai orang tuanya jika tidak dididik dengan benar dan terarah.

“anak itu bagaikan dua mata pisau, sewaktu-waktu dapat melukai orang tuanya. Melalui pendidikan TPQ ini, kita kita bimbing anak didik kita menjadi anak yang soleh, jangan sampai seperti kasus anak tega membunuh ibu kandungnya (red). Pengaruh lingkungan sangat menentu kualitas anak tersebut, kita semua harus hati-hati dan waspada terhadap bahaya narkoba.” ajaknya.

Baca juga: Hari Bersejarah bagi Guru TPQ Kecamatan Karang Jaya 

Ditempat yang sama, pemateri forum temu guru TPQ dari pihak PT DNS melalui superintenden Corporate Sosial Responsibility (CSR) PT DNS, Muhammad Atiq Zambani, menjelaskan kepada peserta maksud dari acara tersebut untuk mempererat tali silaturahmi dan kilas balik proses belajar mengajar disetiap TPQ masing. Dari kilas balik tersebut akan diketahui apa yang perlu kita perbaiki dan kita Pertahankan.

“kegiatan ini merupakan tindak-lanjut dari kegiatan keagamaan lainnya seperti kegiatan pengajian rutin majelis taklim disetiap Desa sekitar DNS, pengajian rutin santri TPQ dengan konsep generasi asmaul khusna, dan sekarang temu guru TPQ dengan pemberian sertifikat penghargaan dari PT DNS yang diiringi dengan pemberian buku induk santri, buku hafalan shalat dan artinya, buku hafalan asmaul khusna, buku surat pendek Al-Qur’an dan doa-doa pendek,” terangnya.

Zambani sapaan akrabnya, terus mengajak kepada guru TPQ untuk terus mendidik anak didik nya dengan konsep mengajar dan menghibur, “TPQ adalah wadah kita mentransfer ilmu agama, kita jadikan TPQ di Kecamatan Karang Jaya menjadi TPQ plus,” tutupnya.


Senin, 27 Februari 2017

RAUP OMZET JUTAAN RUPIAH, KEDAI SONYA BUKA CABANG LAGI


Muratara-SeputarKito.com, berawal dari modal nekat, pemilik kedai Sonya Rusmiati (45) semakin dikenali oleh masyarakat Kecamatan Karang Jaya sebagai pemilik kedai Sonya yang lengkap dengan sajian menu makanan dan minuman. Kedainya dapat dijumpai di Desa Terusan dan Desa Suka Menang, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara.

Berkat kesabaran dan keyakinannya, wanita yang pernah buka usaha kuliner yang sama di Jakarta ini mampu bertahan hingga sukses seperti sekarang. Awal ia membuka usaha kuliner ini tidak semudah yang ia bayangkan sebelumnya, justru ia mendapat cibiran dari tetangganya karena ia berjualan di em-peran teras saudaranya.

“Awal saya membuka kedai ini dari modal nekat dengan membuka di em-peran teras rumah saudara saya. Ketika itu, usaha saya ini diragukan oleh orang lain. Alhamdulillah, berkat kesabaran dan keyakinan saya bisa mendapatkan omzet 2 juta/hari dan rencana saya pada tanggal, 3 Maret 2017 besok saya buka cabang yang ketiga di Muara Rupit”, terang bik Rus sapaan akrabnya kepada awak media online seputarkito.com, Terusan, Senin, 27 Februari 2017.


Bik Rus, kembali menceritakan hambatan dan cibiran dari tetangganya. Namun, cibiran dan sikap tetangganya itu tidak ia gubris, Ia tetap semangat dan berinovasi mengembangkan usaha kecilnya. Dibalik cibiran itu, ia punya keyakinan jualannya akan ramai dibeli orang. Lebih-lebih setelah ia bertemu orang dari perusahaan pertambangan emas PT Dwinad Nusa Sejahtera (DNS) yang giat memberi dorongan dan dukungan kepadanya untuk terus berusaha.

“saya yakin, yakin dan yakin saya mampu sukses”, imbuh nya.

Dari keyakinan itu, ia tidak mempedulikan dengan orang lain, ai tetap semangat membuat usaha kuliner nya. Akhirnya, ia ku alahan membuat somay sendirian yang semakin hari semakin banyak peminat. Dari itu, ia mulai mengajak tetangganya untuk membantunya hingga memiliki empat orang karyawan.

Sampai sekarang kedai yang ia beri nama Sonya juga nama anaknya ini, tidak hanya menyediakan menu makanan somay saja akan tetapi sudah dilengkapi  dengan makanan seperti; Pecel Lele, Pecal Ayam, Nasi Goreng, Bihun Goreng, Roti Bakar, Beragam Sajian Menu Mie, Model dan Aneka Gorengan Khas Sonya.


Selain dari menu makanan, kedai Sonya juga menyediakan bermacam minuman segar dari buah lokal dan olahan alami seperti; Aneka Jus buah.

SEDAPNYA SOMAY KEDAI SONYA

 
Muratara – Seputar Kito, kedai Sonya dikenali oleh masyarakat Kecamatan Karang Jaya sebagai kedai yang lengkap akan menu makanan dan minuman. Kedai ini dapat dijumpai di Desa Terusan dan Desa Suka Menang, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara.

Kedai Sonya di gemari oleh warga sekitar karena sajian menu makanannya yang spesial yaitu Somay Sonya. Kelezatan somay Sonya ini dapat dirasakan dari cita rasanya yang khas sehingga dapat membuat setiap orang menelan air liur. Selain itu, racikan bumbunya yang khusus dan terbuat dari rempa-rempa alami ini mampu membuat setiap pengunjung kembali lagi.

Hal ini, diakui oleh Eva Yurnaliza (28) sebagai pengemar somay kedai Sonya. Ia menceritakan kepada awak media online seputarkito.com, setiap ia pulang kerja ia pasti mampir untuk membeli somay Sonya, “setiap awak balik jak dinas di Kecamatan Karang Jaya, awak pasti singgah di kedai Sonya untuk beli Somay”, cerita pengalaman Eva yang ketagihan akan rasa somay buatan kedai Sonya, Terusan, Senin, 27 Februari 2017.


Lanjut Eva, tadinya ia tidak tahu kalau di Desa Terusan dan Desa Suka Menang ada kedai Sonya. Sebelumnya, ia tidak tergiur dengan ramainya pembicaraan teman-temannya di medsos. Setelah ia mencoba akhirnya ia terus dan terus ketagihan.

“tadi e dak pecayo kalo somay buatan kedai Sonya ini enak seperti pembicaraan teman-teman di medsos. Setelah mencoba ternyata memang enak dan mantab”, imbuh ibu satu anak ini.

Selain dari rasanya yang enak dan mantab harga yang dipatok oleh pemilik kedai Sonya ini, tidak membuat orang bilang kemahalan. Cukup dengan Rp. 5000 (lima ribu rupiah) saja, pengunjung kedai Sonya sudah dapat menikmati sajian khas buatan kedai Sonya.

Tidak berhenti dengan rasanya yang enak, mantab dan terjangkau. Kedai Sonya juga memberi pelayanan yang prima kepada setiap pengunjungnya. hal ini, di akui oleh pemilik kedai Sonya Rusmiati (45) saat berbincang dengan awak media online seputarkito.com ia menceritakan kunci kebangkitan dan kesuksesan usahanya adalah memberi pelayanan terbaik kepada pelanggannya seperti pelayanan terhadap raja.

“pengunjung ataupun pelanggan kami adalah raja di kedai kami, itulah motto kedai kami”, ungkap wanita asli Desa Terusan yang gemar senyum dan bercanda.